Lagi ngerasa sendiri akhir-akhir ini, bukan sendiri dalam arti sebenarnya. Pernah kan merasakan sendiri meskipun banyak orang disekiling? Seperti itulah secara garis besar.
Saya ini sedang bergelut dengan perasaan saya sendiri masalah teman-teman satu kuliah. Jadi begini, saya itu merasa teman-teman sekelas dulu mulai menjauh. Mulai dari masalah krs, saya tidak diajak krs bareng. Mereka krs bareng di salah satu kosan temen saya dan saya tidak diberitahu. Padahal saya sebelumnya sudah dengan baik-baik mengajak mengatur jadwal bareng-bareng, tapi tidak ada respon. Oke, no problem with that. Next, pas udah mulai kuliah senin kemaren, yang biasanya mesenin tempat kemaren senin tidak berlaku. Mereka memesankan tempat teman-temannya dan saya tidak.
Entahlah ini siapa yang egois? Memang saya ini suka cerita-cerita masalah bem, ikut ini ikut itu mungkin mereka muak dengar saya cerita. Saya juga terlalu terbuka kalo bilang tidak suka sama orang yang sekaligus temen sendiri. Saya memang tidak selamanya setuju di "jip-in" (pesenin) tempat duduk, kadang kalo ga cocok ya saya pindah sendiri kedepan.
Prinsip saya sendiri, saya tidak bisa terikat dalam satu ikatan pertemanan. Saya punya hak penuh untuk gabung dengan yang lain. Saya ini bosenan, jadi kalo semisal saya punya temen si ABCD kemana-mana sama mereka tapi suatu saat saya ngerasa harus temenan sama yang lain akhirnya cari teman yang lain mencoba kemana-mana sama mereka. Pada intinya saya lebih suka berteman dengan siapa saja. Siapa saja yang baik. Saat satu golongan tidak menerima cara saya ya saya pindah. Dan yang paling penting bagi saya, saya tidak mau memutus tali silahturahim. Karena Alllah pun tidak menyukai itu.
BarokhaAllah...
xx
Saya ini sedang bergelut dengan perasaan saya sendiri masalah teman-teman satu kuliah. Jadi begini, saya itu merasa teman-teman sekelas dulu mulai menjauh. Mulai dari masalah krs, saya tidak diajak krs bareng. Mereka krs bareng di salah satu kosan temen saya dan saya tidak diberitahu. Padahal saya sebelumnya sudah dengan baik-baik mengajak mengatur jadwal bareng-bareng, tapi tidak ada respon. Oke, no problem with that. Next, pas udah mulai kuliah senin kemaren, yang biasanya mesenin tempat kemaren senin tidak berlaku. Mereka memesankan tempat teman-temannya dan saya tidak.
Entahlah ini siapa yang egois? Memang saya ini suka cerita-cerita masalah bem, ikut ini ikut itu mungkin mereka muak dengar saya cerita. Saya juga terlalu terbuka kalo bilang tidak suka sama orang yang sekaligus temen sendiri. Saya memang tidak selamanya setuju di "jip-in" (pesenin) tempat duduk, kadang kalo ga cocok ya saya pindah sendiri kedepan.
Prinsip saya sendiri, saya tidak bisa terikat dalam satu ikatan pertemanan. Saya punya hak penuh untuk gabung dengan yang lain. Saya ini bosenan, jadi kalo semisal saya punya temen si ABCD kemana-mana sama mereka tapi suatu saat saya ngerasa harus temenan sama yang lain akhirnya cari teman yang lain mencoba kemana-mana sama mereka. Pada intinya saya lebih suka berteman dengan siapa saja. Siapa saja yang baik. Saat satu golongan tidak menerima cara saya ya saya pindah. Dan yang paling penting bagi saya, saya tidak mau memutus tali silahturahim. Karena Alllah pun tidak menyukai itu.
BarokhaAllah...
xx
No comments:
Post a Comment
give your voice